Tuesday, 5 August 2014

Ilmu komunikasi universitas indonesia

Halo , beranjak sedikit dari apa yang biasa aku tulis. Kali ini aku mau berbagi cerita tentang Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia. Meskipun baru setahun tapi semoga apa yang saya bagikan bisa menambah pengetahuan tentang jurusan ini terutama bagi adik-adik yang sedang bimbang memilih jurusan.

Ilmu komunikasi di UI merupakan salah satu departemen yang ada dalam fakultas ilmu sosial dan ilmu politik. Di Ui masih bergabung dengan FISIP, beda dengan unpad yang komunikasinya telah menjadi Fakultas ilmu komunikasi (Fikom).  Di jurusan ini kita bisa memilih 5 peminatan yang bebas dipilih sesuai keinginan dan bakat kita, yaitu humas , penyiaran , jurnalisme , kajian media dan periklanan.

Mahasiswa sarjana ilmu komunikasi memiliki 3 jenis mata kuliah , yaitu matkul wajib unibersitas , matkul wajib fakultas dan matkul wajib jurusan. Di luar itu , kita boleh ambil mata kuliah lain yang tidak dalam daftar matkul yang kita ambil atau disebut belanja. Tidak hanya boleh belanja lintas peminatan saja , bahkan lintas jurusan atau fakultaspun bisa. Tapi sampai mau  semester 3 ini saya belum belanja karena departemen masih menetapkan sistem paketan untuk maba. Jadi kita tidak milih kelas dan dosen sendiri, melainkan sudah dibagi kelas dan nama dosennya. Kita hanya memasukkan kelas sesuai pembagian pada waktu isi irs. Pada semester satu kita dipaketkan , dengan 7 matkul yang terbagi dalam 1 matkul wajib jurusan yaitu pengantar ilmu komunikasi (PIK) , 2 matkul universitas yaitu mpkt o/s dan mpkt a dan sisanya matkul fakultas yaitu pengantar politik, sosiologi,antropologi dan penulisan ilmiah. Sedangkan pada semester 2 , kita juga dipaketkan bahkan termasuk 3 matkul wajib jurusan. Jadi kita benar-benar tidak ada siak war (rebutan kelas). Sedangkan untuk semester 3 ini kita hanya dipaketkan matkul wajib fakultas , jadi kita harus siap-siap siak war. Maka dari itu kita perlu amunisi yang cukup sebagai strategi perang , kita sebaiknya tanya-tanya senior supaya tidak salah pilih kelas sehingga kita nyaman belajarnya.

Share:

Lebih baik berteman daripada pacaran

‪#‎nasehat‬ ‪#‎lebih_baik_berteman‬ ‪#‎gakperlupacaran‬
Ada seorang sahabat yang menyatakan “aku akan menikahai temanku sendiri, yang telah aku kenal lama”. Setuju banget dengan hal ini.

1. Pernikahan itu gak main main.
Jangan sampai setelah menikah baru sadar kalau pasangan kita memiliki sifat buruk ini itu, ‪#‎KESALAHAN‬ CARA BERKENALAN.

2. Teman itu paling jujur.
Saat kita berteman dengan seseorang seluruh sifatnya akan ketahuan, semakin lama kita berteman semakin banyak sifat yang ketahunan. ‪#‎GAK‬ AKAN SALAH PILIH PASANGAN

3. Masa depan lebih kelihatan
Boleh jadi sesorang buruk dulunya, berusaha berubah sekarang dan menjadi orang biak dimasa depan.

4. Pacaran terkadang itu pembutaan
Gak munafik kalau pasti seseoarang akan tampil sebaik mungkin di depan orang yang disukainya, sebisa mungkin seseorang akan menyimpan aibnya agar tak ketahuan, akhirnya muncul istilah. ‪#‎Perikahan‬ Tak Seindah Masa pacaran. Masih mau coba?

5. Banyak mantan banyak lawan
Banyak sekarang yang susah akur sama mantan, jadi sungkan (malu) untuk baikan katanya takut dianggap meberi kesempatan, yang ada gak nyapa dan cuek. Padahal banyak teman banyak rezki berati kita sama artinya nolak rezki dong. ‪#‎mikir

6. Coba renungkan
Ketika anak kita bertengkar (dalam bahasa jawa)
A:tak kandakne bapak ku we..., we nakal...
     (Kamu aku bilangin bapakku , kamu nakal)
B: gak wedi, tak kandakne ibuk .. weeek
    (Gak takut , kamu aku bilangin ibuk.. weeek)
A: bapaak ku lho tetara... ben di bedel we mengko.
     (Bapak aku kan tentara, biar di tembak kamu nanti)
B: gak wedi.... kandak no... tak kandakne ibuk ku.
     ( gak takut, bilangin aja. Pokoknya kamu aku bilangin ibuk)
A: ibuk mu lho opo?
    (Ibuk kamu lo apa?)
B: ibuk ku lho mantane bapakmu..
     (Ibuk aku lo mantan bapakmu)
‪#‎renungkan‬ kalau ini terjadi pada anak kita.

7. Galau gak ada yang perhatian.
Emang diperhatiin lawan jenis lebih menyenagkan, makanya baik  pada setiap orang biar di perhatikan disemangatin setiap orang. Tanam perhatian panen perhatian tanam permusuhan panen permusuhan. Apalagi waktu kuliah gini yang perbandinganya 10:1 10pria 1wanita atau sebaliknya di fakultas seberang. Siapa yang mau perhatian.

8. Segera tamatkan studi segera bekerja dan walimahan
Menikah tambah rezki, gak percaya secara sikologis yang normal kalian punya tanggungan untuk menghidupi keluarga usaha pasti lebih keras dari pada saat sendirian. Kedua rezki dua orang disatukan jadi dua. Yang ke-3 dapat temen diskusi dan bercurah perhatian.

9. Pacaran setelah menikah tu enak.
Aku emang belum ngerasain tapi bayangin aja, senyum, gandengan tangan, peluk,cium di anggap sebagi ibadah dan diganjar pahala besar (ibadah ternikmat) ‪#‎jangan‬ dibayangin berlebihan bahaya.. Tapi kalo belum menikah dosa besar. #jangan tunda menikah kalo udah siap.

10. Nikahi teman lebih aman
Mulai sekarang lebih luwes dalam berteman, siapat tahu orang yang terbaik ada di samping kita setiap hari, suami yang baik atau istri yang hebat. Yang sampai sekarang masih saja dicampakan,padahal berkompeten. ‪#‎curhat‬
(Source :diri sendiri) kalo ada salah maafkan namanya juga manusia. ‪#‎mohon‬ maaf lahir batin

Repost from febrian selva
Link : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=826279304062442&id=100000411399384&refid=17&ref=m_notif&notif_t=feed_comment_reply&_ft_&__tn__=%2As

Share:

Monday, 4 August 2014

Pasar malem | biang lala | tong gila

Biasanya di kampung masih suka ada pasar malem. Mungkin kamu pernah tau kayak arena bermain anak - anak yang isinya komedi putar , biang lala , kolam pancing , kereta kelinci , dst. Kebetulan tidak jauh dari sini sedang ada acara itu , sebenernya hampir setiap tahun ada tapi paling jarang sampe masuk-masuk ke dalam karena bagi seumuran kita lihay orang jualan lebih menarik daripada lihat orang naik helikopter tapi tetep ditempat yang sama atau juga lihat kuda orang mancing tapi habis gitu dimasukin kolamnya lagi.
Kemarin aku kesitu sama sahabat-sahabatku who i call my lovely hijabbelle, ada nindi sama devi trus emi. Sebenarnya kami cuma bertiga tapi karena emi juga teman baik aku trus rumahnya deket jadi aku ajak sekalian.
Awalnya aneh sih udah umur segini main ke tempat gituan tapi so what gitu? Nyampe sana yang kita tuju langsung bianglala. Tapi pas kita udah beli tiket malah bianglalanya rusak , dieselnya tidak bisa diberhentiin sampe orang-orang yang di dalam pada minta turun. Kita juga lihatnya sampai pusing karena itu putaran lumayan kenceng dan gak berhenti-berhenti. Akhirnya kita lihat tong gila dulu , kayaknya nindi sama devi baru sekali lihat ginian. Kelihatan sih dari ekspresi mereka, kalau emi biasa aja ekspresinya. Di situ lumayan lama, nunggunya lama tapi showny juga lama. Ada yang beda dari yang aku lihat sebelumnya , disini harga tiketnya lebih murah dan yang nyawer sedikit. Orang pada nyawer 2rb 5rb , kalau di nyadran yang aku lihat ada yang kasih 10rb bahkan 20rb. Tapi kalau atraksinya sih sama , sama mengagetkan dan sama gayanya juga.
Habis lihat tong gila kita balik ke bianglala karena kita lihat udah bener lagi dieselnya. Kita naik berdua-dua, aku sama nindi trus emi sama devi. Seru, bianglalanya masih bagus. Nah ada yang kocak , pas ditengah-tengah bianglalanya berhenti bukannya naik/nurunin penumpang. Tapi justru abangnya karcis yang naik, tepat di keranjang atas kita. Sampai beberapa putaran ada ibu-ibu mau naik , nah dia turun.
Turun bianglala kita di tawarin nindi makan , yeey dapet traktiran from someone who love Nindi fully. Thank you hijabbelle, thanks juga yang udah traktir makan. See u next time guys.

Share:

Bunda hana #chsi

Di perantauan aku seperti ketinggalan apa yang srdang hits di tv, ya maklum sebagai anak kos saya hanya bisa nonton tv via streaming. Itupun jika wifi kosan cukup kuat. Pas aku pulang ke rumah , orang rumah punya tontonan baru di rcti. Awalnya aku sangat tidak tertarik , seperti jalan ceritamya sangat berbelit - belit seputar perselingkuhan. Terutama perselingkuhan mas bram dengan karin sehungga hana diteror habis - habisan sama karin. Hingga sahabat-sahabat hana , seperti sofie, vina dan anisa jadi ikut campir. Begitupun sahabat mas bram , yaitu bang rudolf juga ikut campur menutupi perselingkuhan itu dan bahkan selalu menjadi pagar bram ketika kondisi bram ,ulai terjepit. Sampai tuduhan berbalik , karena anisa curiga bahwa hello kitty (karin) adalah selingkuhan bang rudolf.
Setelah beberapa kali nonton , aku mulai suka dengan sinetron ini. Terutama karakter hana sasmita atau bunda hana yang diperankan oleh  dewi sandra. Dia memiliki karakter sebagai perempuan tangguh, sabar,religius dan sangat bijaksana. Selain itu hana juga sangat sayang keluarganya , meskipun ia seorang wanita karir yang bekerja disebuah majalah namun itu tak membuatmya kehilangam waktu dengan mas bram ataupun rosi. Hana selalu kuat dengan cobaan yang diberikan , bahkan ketika ia harus menerim kenyataan bahkan selingkuhan suaminya adalah adik sahabatnya sendiri. Hana tidak marah ataupun dendam pada karin , justru hana sangat perhatian dengan kandungan karin sampai akhirnya Hana jugalah yang memberikan nama untuk anak hasil perselingkuhan suaminya itu. Hana bukan tipe orang yang suka mengeluh, sisi religius hana terlihat dari bagaimana cara dia menyikapi masalah serta sifat berpikir postif terhadap Allah atas setiap cobaan padanya.
Bunda hana selain menginspirasi melalui tulisannya di majalah, ia juga berbagi tulisan - tulisan lewat blog pribadinya. Inilah alasan kedua kenapa saya suka hana , selain karakternya kebiasaan hana menulis membuat aku berniat untuk menulis lagi di blog, meskipun cerita/tulisan itu tidak sepenting dan seinspiratif tulisan hana tapi setidaknya saya sudah memulai. Dulu saya punya blog tapi karena tulisannya banyak copas , akhirnya saya buat blog baru original dari tulisan pribadi saya.
Semoga masyarakat benar - benar sadar dengan literacy media baik dari segi produsen maupun konsumen. Tentu cara pandangnya berbeda dan tujuannya pun berbeda , tapi tentu semua bisa didapat nilai positifnya. Menurut saya pribadi , Produsen film telah menyajikan sebuah tontonan dari kisah nyata yang diharapkan bisa menginspirasi sehingga diluar sana muncul hana - hana yang lain. Sedangkan masyarakat juga bisa menangkap pesan itu , sehingga tidak salah fokus pada perselingkuhannya atau cara karin meneror hana dan keluarganya.
Share:

Friday, 1 August 2014

Kehilangan motivasi menjadi sie sibuk

"Saya sengaja menjauh supaya bisa mengamati secara menyeluruh".
Kehidupan memang penuh teka -teki , kita hanya bisa berusaha dan berdoa mengikuti garis yang sudah ditetapkan Tuhan. Kehidupan bersifat sangat dinamis, itulah sebabnya habis tersenyum nangis , habis suka ada duka , dst itu biasa. Memang begitulah hidup, kadang kita merasakan yang tidak enak tapi kadang juga enak. Tapi yang jelas apapun harus kita syukuri.
Saya sangat kompak dengan teman-teman saya , dimana kami rutin mengadakan acara. Saya senang sekali ketika teman-teman bisa ketemu dalam satu ruangan berbagi kebahagiaan, itulah sebabnya kenapa saya selalu mau merepotkan diri untuk ngurus. Simpel sih , kerjaan saya cuma koordinasi , jarkom , ngurus konsumsi , dan membantu tuan rumah kalau dia perlu bantuan. Saya sangat menyadari jarak dan waktu telah memisahkan kita , space itupun  mulai sangat terasa yang menumpuk menjadi sebuah dinding pemisah antara kita. Dulu kita bisa mengadakan acara hanya minus beberapa orang saja. Tapi sekarang hampir separuh, saya telah kehilangan teman - teman saya tanpa tau ada apa sebenarnya. minimnya partisipasi teman - teman membuat saya cukup kehilangan motivasi untuk mengumpulkan mereka lagi , saya merasa tidak ada reward yang bisa saya peroleh. Saya akui , diantara peer group saya yang lain disini saya paling aktif. Tapi dengan keadaan seperti ini , kedepan saya memilih menjadi rakyat biasa saja. Untuk apa saya capek-capek menghubungi satu persatu jika yang datang itu-itu saja , untuk apa saya mikir konsumsi kalau yang diberi nyatanya tidak pernah peduli, untuk apa saya maksa orang mau ditempatin rumahnya kalau ternyata tidak jelas siapa yang bisa hadir. Selama ini mungkin kalian tidak tahu gimana keluh kesah yang sangat rapi saya tutupi , kalian juga tidak tahu pusingnya saya mikir keuangan , cari tempat , cari konsumsi dan juga jarkom yang paling menyakitkan ketika yang bales hanyan satu dua orang. Segitunya saya tapi gpp itu memang gak penting bagi kalian.
Saya mungkin terlalu panjang curhat masalah ini, beberapa kali saya sempat mengeluh pada temen2 deket saya soal masalah ini. Tapi itun tidak sedetail ini. Saya sengaja hanya menulis disini , karena kalopun saya bawa ini ke forum mungkin bukan solusi yang kalian berikan tapi mungkin bully karena selama ini kalian tidak bisa peduli dengan masalah pribadi semacam ini. Semoga kalian bisa lebih peduli dan tau cara mengapresiasi setidaknya dengan ucapan terimakasih. Sesimpel itu saya yakin akan memperbaiki keadaan kita yang mulai terpecah.

Share: