Showing posts with label TOURIST DESTINATION. Show all posts
Showing posts with label TOURIST DESTINATION. Show all posts

Saturday, 16 September 2017

REVIEW EDU HOSTEL YOGYAKARTA (English version)

Yogyakarta is one of the most populer tourist destination in Indonesia. That's why Adi Sucipto International airport is nominated as the most crowded airport. Along with the increasing of tourist population, hotel industry in Jogja also developes significantly. Edu Hostel is an example of a newcomer hotel, it kind of hostel exactly.

I will try to review this hostel based on my own experience. I have stayed there three times along this year. The hostel is recommended enough, thats why i do repeat booking and write this review for sharing with you all.  Hope it will help u to choose a low budget hostel on ur Yogyakarta's itinerary :)


Rate

The rate of edu hostel, on September 2017, is only
IDR 80.000/night/bed/person for dormitory room
IDR 460.000/night/room for private room

Hostel Facilities

  • 2 room types (dorm and private) 
  • Big Locker (for each person in bed room)
  • Air Conditioning
  • Bath room inside (hot water)
  • Rooftop swimming pool
  • Rooftop terrace
  • Common tv area
  • Free wi-fi access (Lobby area only)
  • Breakfast include (For all room type)
  • Water Refill
  • Bicycle (for rent)
  • Mushola (in first floor)

I really enjoy this hostel, the facilities are more than enough for IDR 80.000. Even i can get lower price by getting a promo from traveloka. I payed about IDR 105.000 for 2 night on my first coming and IDR 140.000 for my last trip. When i was coming it's ramadhan, the front office offer me to change the breakfast into "sahur". I got really nice impression because the menu serve completely. There are rice, soup, fried chicken, tempe, cracker, water melon and hot tea. Like so wow, for a hostel IDR 50.000/night. But the special package is only served in ramadhan, because they has already had daily menu in regular day, like i share below. If u can't find ur own food, it's also possible to upgrade ur breakfast menu. Please inform the front office a day before.

Roof top
Image source http://www.eduhostels.com/photo


Breakfast schedule 

Fried rice and hot tea for breakfast


Room Type 

Edu Hostel has 5 floors, the first floor for lobby and meeting venue, the second and third are dormitory, fourth is private room and the last one is roof top for public area with some fasilities. There are 2 room's type here, which is dorm and private. Dorm type is devided in to female and male dorm. So make sure that u has already booked the right dorm type for ur own. The dorm is consist of 3 bunk beds (6 single bed) for each room, both of male or female dorm. It has a bath room with 2 showers inside and a dry toilet in another side. Besides the private room is design for family (max 4 person), the room is consist of 1 big bunk bed. We will get a king size bed and 2 single bed above. I dont know inside the room because i never booked it yet. But i think the whole fasilities are almost same, except a television in private room.

I personally really enjoy here, i'm glad to meet a new friend from another city, even another country. Some people maybe little bit getting worry about the privacy of the shared room. But it is not as bad as u though before. Everyone has a locker, just put ur personal belongings there. If u bring a pricey thing (like laptop, camera, etc), it's better to put your own padlock because there is no key on the locker. We can bring our own padlock or buy it in front office about IDR 12.000. Oh ya, dont forget to write on the special request form if u prefer to choose the lower bed rather than the upper bed.

We have to give deposite about IDR 50.000 when we are check in. It's like a bail, perhaps we broke or lose the electric key card. If you stay in private room, you will get 1 key card only. So if you wanna have more key card, u should pay the bail as much as the key you want (IDR 50.000/ key). We need the key to open the door of our bed room and the door in front of the lift in each floor.

dormitory room  (6 beds)
Image source http://www.eduhostels.com/photo
Private room
Image source http://www.eduhostels.com/photo

Hostel Location

Edu hostel is located in Letjen Suprapto street number 17, Ngampilan, Yogyakarta. I think it is strategic enough because of the easily access. If u wanna stay near Malioboro street, the hotel can be ur choice. It's neither far nor near, but still very accessible to the Malioboro street, Beringharjo market, Yogyakarta station, Sultan palace or any others place in the downtown.

Hotel Access

Edu hostel can be accessed using any kind of transportation, even by foot. Wherever your arriving point is, there are public transportation to go to Edu hostel. The detail below:

From Yogyakarta Train Station
  • By Trans Jogja
    (get on: Malioboro bus stop; get off: Ngabean bus stop)  Idr 3.000
  • By Pedicab
    About IDR 15.000
  •  By Go-Jek/Uber/Grab (online taxi or motor bike ride)
    About IDR 3.000 for motorbike
  • By foot 
From Adi Sucipto Airport
  • By Trans Jogja
    (get on: Bandara bus stop; get off: Ngabean bus stop)  Idr 3.000
  •  By Go-Jek/Uber/Grab (online taxi or motor bike ride)
From Giwangan Bus Station
  • By Trans Jogja
    (get on: Giwangan Trans Jogja bus stop; get off: Ngabean bus stop)  Idr 3.000
  •  By Go-Jek/Uber/Grab (online taxi or motor bike ride)
    About IDR 25.000 for online taxi


Share:

Tuesday, 31 January 2017

Surat cinta untuk Jogja



Terimakasih telah melengkapi kenangan di setiap perjalanan
Terimakasih untuk segala keindahanmu yang tersuguhkan
Terimakasih telah memberi kenyamanan pada langkah yang tak bertuan
Terimakasih atas keramahan yang selalu menyapa di persinggahan
Banyak cerita yang mungkin tak akan terlupakan
Tentang cinta dan kerinduan
Tentang kebahagiaan dan kesedihan
Tentang pertemuan dan perpisahan
Tentang kebersamaan dan kesendirian
Tentang janji dan pengorbanan
Tentang kenangan dan pembelajaran


Selalu ada yang tertinggal di sudut kota ini
Hingga aku tak pernah pergi dengan hati yang utuh kembali
Bersama senja yang berlalu, ku benamkan masa lalu itu pergi
lantas aku kembali seiring sinar matahari yang kian meninggi
Bersama pagi yang memberi harapan baru, ku langkahkan kaki
Suatu ketika, aku berjanji mengajak serta orang2 yang ku cintai
Jogja bukan hanya lagi soal wisata, tapi ada ikatan hati disini
Aku akan kembali, mengenalkan kota ini pada teman hidupku nanti
Tetaplah istimewa, supaya dia merasakan ap yang ku rasakan kini
Hingga dia menemukan jawaban sendiri kenapa aku selalu kembali
Sampai bertemu lagi, entah kapan waktunya


Salam,
dari Depok untuk Jogja
4 Desember 2016

Share:

Thursday, 15 September 2016

(TIPS) Liburan Hemat ke Jogja

Jogja telah menjadi salah satu tujuan wisata terpopuler di Indonesia. Bahkan Bandara Adi Sucipto Jogjakarta juga dinobatkan sebagai alah satu bandara tersibuk di Indonesia. Keberadaan Jogjakarta memang tergolong strategis karena bisa dijangkau dengan semua moda transportasi. Selain itu, harga-harga di Jogja juga masih tergolong murah untuk kategori tempat wisata. Sehingga tak heran jika Jogja dengan sejuta pesona wisatanya selalu menjadi pilihan para wisatawan. Jogja sangat ramah untuk semua kalangan, termasuk kita-kita yang berkantong pas-pasan. Berikut tips liburan hemat di Jogja

1. Naik Kereta Ekonomi
KA PROGO
source : http://i1306.photobucket.com/albums/s569/Ryco_raiCo/00015_zpsb6e357bc.jpg

Jika anda datang dari luar kota Jogja namun masih di pulau jawa, entah itu dari arah Jakarta maupun dari arah Banyuwangi, untuk menghemat ongkos kita bisa memilih moda transportasi merakyat seperti kereta ekonomi. Dengan biaya seratus ribuan, anda sudah bisa sampai di kota Yogyakarta. Jika ingin menggunakan kereta ekonomi, pilihlah relasi dengan tujuan stasiun lempuyangan. Beberapa kereta ekonomi Jakarta - Lempuyangan tersebut antara lain: Progo (125.000), Bengawan (74.000), dan gaya baru malam (104.000). Jika anda ingin berhenti dengan stasiun tugu yang lebih dekat dengan malioboro, anda bisa menggunakan kereta bogowonto (150.000) dan Gajahwong (145.000).

2. Pilih penginapan low budget favorit backpacker

The Packer Lodge Jogja
Sumber: http://ucd.hwstatic.com/propertyimages/2/268652/9.jpg
Di Jogja sebenarnya cukup banyak penginapan murah. Hanya saja memang untuk mendapatkan cukup perlu usaha karena yang membutuhkannya juga banyak, terlebih lagi jika musim liburan atau weekend, sebaiknya sudah booking penginapan paling lambat satu bulan sebelumnya. Di sekitar malioboro sendiri banyak hotel ramah kantong yang banyak direkomendasikan backpacker, seperti: Indonesia Hotel, Munajat backpaker, Hotel puri, the packer lodge, dll. Jika mau ditempat lain banyak penginapan murah, seperti di kawasan prawirotaman. Carilah penginapan dengan jenis guest house atau homestay, biasanya harganya sedikit murah. Selain itu jika anda tidak terlalu mempermasahkan privacy, mungkin menginap di penginapan dengan konsep dorm juga bisa dicoba, seperti edu hostel, the packer lodge, wayang homestay, dll. Bahkan kalau dateng rame-rame, bisa sewa homestay dengan kapasitas mencapai 15 orang dengan harga sewa dibawah satu jutaan permalam. Ulasan lebih lengkap tentang mencari penginapan di Jogja bisa diakses disini.


3. Jangan takut untuk jalan kaki
Jalan Malioboro
Sumber: http://bakpiakinanthi.com/wp-content/uploads/2015/01/belanja-di-maliobor.jpg

Jogja cukup ramah untuk pejalan kaki, terlebih lagi jika aktivitas anda hanya diseputar pusat kota saja. Misalnya dari stasiun tugu ke penginapan anda di daerah sosrowijayan tentu itu sangat mungkin dijangkau dengan jalan kaki. Selain hemat ongkos becak/ojek, anda juga bisa sembari menikmati suasana malioboro dengan segala lalu lalangnya. Tidak perlu takut karena disana banyak orang berjalan kaki, termasuk bule-bule dengan carrier-carrier besarnya. Dari stasiun tugu ke malioboro, dari stasiun tugu ke tugu Jogja, dari Maliboro ke nol KM, dari nol KM ke alun-alun Lor bisa dijangkau dengan jalan kaki saja. Apalagi sekarang malioboro mengalami penataan, trotoarnya jadi lebar dan bebas dari parkir liar. Jadi, masih enggan jalan kaki? :)

4. Naik TransJogja, RP 3500 sudah bisa keliling Jogja
sumber: https://lailatulisnaini.files.wordpress.com/2015/12/tj.jpg
Tidak perlu khawatir jika anda bosan dengan wisata yang ada di pusat kota namun tidak punya kendaraan. Di Jogja ada bus kecil warna hijau (dulu) dan biru (baru) bernama transjogja yang siap membawa anda menjelajahi sudut-sudut kota jogja. Misalnya, kebetulan penginapan anda di sekiar malioboro lalu anda ingin ke candi prambanan. Jika naik taxi tentu biayanya bisa lebih dari seratus ribu, tapi dengan transjogja cukup dengan 3.500 saja. Anda bebas kemana saja, mau dari malioboro, ke terminal giwangan, lalu ke prambanan, lalu ke condong catur, dll selama anda tidak keluar dari shelter maka biaya yang harus dibayarkan cukup 3.500 saja. Salah satu keuntungan naik transjogja, secara tidak langsung akan jadi tau banyak tempat di Jogja yang dilewati transJogja, seperti terminal, bandara, JEC, Amplaz, UGM, dll.

5. Pilih tempat wisata rakyat 


Bukit parang endog (paralayang parangtritis)
Sumber: http://www.larisahomestay.com/image-product/img1443-1441680004.jpg

Jogja punya banyak pilihan wisata yang hemat namun tetap istimewa dan tidak ada duanya. Jika anda suka dengan suasana Jogja yang sendu dan damai, maka menghabiskan malam di angkringan alun-alun dan juga kopi joss tugu akan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Bahkan sekedar duduk-duduk santai di nol kilometer juga memberikan kesan Jogja yang istimewa. Bagi teman-teman yang ingin menambah pengetahuan, museum bisa menjadi pilihan. Seperti museum gunung merapi hanya mengharuskan kita membayar 3.500 untuk mengenang letusan gunung merapi yang dasyat. Banyak juga wisata-wisata alam yang ramah di kantong, seperti menikmati keindahan panorama pantai selatan dari bukit paralayang akan membawa kita seperti bukan di Jogja. Kita juga bisa menikmati surga tersembunyi gunung kidul dengan segala pesona keindahan pantainya.
Share:

Sunday, 31 May 2015

Jogja rasa Bali - Queen of the south beach resort Yogyakarta






Queen of the south beach resort adalah sebuah resort yang terletak di wilayah pantai parangtritis. Namun posisinya lebih tinggi, tepatnya lebih dekat dengan paralayang. Dari resort ini kita bisa berenang di kolam renang langsung dengan view pantai. Kalau punya cukup waktu dan uang mungkin bisa menginap di resortnya, tapi jika tidakpun kita bisa hanya ke restorannya atau ke kolam renangnya saja sekedar menenangkan pikiran. Jika kita ingin ke pantaipun resort ini telah menyediakan akses tangga turun ke pantai, mungkin sekitar 50an anak tangga dan kita sudah sampai disisi kanan pantai parangtritis. Overall saya suka sekali dengan tempat ini. Biaya yang anda keluarkan akan sebanding dengan kepuasan yang anda dapatkan. 

Mengenai biaya penginapannya bisa ditanyakan langsung ke hotel via phone or email, sedangkan untuk yang sekedar berenang atau masuk saja (tanpa nginap) kita harus bayar tiket masuk Rp. 75.000. Silakan ke receptionist,  bilang mau renang nanti sama petugasnya akan diberi tiket seharga Rp. 75.000 include snack and drink, no limit time. Btw kalau mau renang disini jangan lupa bawa baju renang atau setidaknya pakaian yang membuat anda nyaman untuk berenang. Di tiket dengan jelas tertulis wajib menggunakan pakaian renang. 
tiket masuk ke area kolam renang

Sementara itu untuk aksesnya memang sedikit susah, tapi masih terdeteksilah di google maps. Masuk dari gerbang utama (penarikan retribusi) parangtritis cukup ikuti jalannya saja. Nanti ketika menemui pintu masuk ke pantai parang tritis jangan belok, tapi lihat di seberang jalannya (kiri jalan) ada papan besar tulisan QUEEN OF THE SOUTH BEACH RESORT 1,5KM. Ikuti saja jalannya naik (arah paralayang), nanti akan ada petunjuk selanjutnya. Nanti ada pertigaan jika kiri ke arah paralayang, ambil kanan ke arah resortnya (ada papan petunjuk arah disini, 800km ke resort). Mulai dari sini mungkin jalannya sedikit kurang baik, kecil, berbatu, dan sepi di tengah kebon. Tapi mobil masih bisa, bahkan pas saya kesana ada bis diparkiran resortnya. Terus ikuti jalan sampai anda menemukan semacam perkampung di pedalaman, soalnya disini benar-benat masih banyak pohon dan resortnya ini lumayan besar. Begitu masuk, langsung parkiran mobil dan disisi yang lain ada semacam rumah-rumah panggung (mungkin kamar). Lobby receptionist tidak jauh dari sini, ada tangga kecil dengan tanaman hias di sampingnya dan nampak menuju semacam gubuk (tempat receptionist). Jika bingung sebelah mana, silakan lihat petunjuk arahnya atau tanya saja petugas disana. Banyak petugas berseragam yang mudah kita temui disana. Sedangkan lokasi kolam renangnya juga tidak jauh dari sini, tinggal masuk dikit kita sudah sampai di resto dan kolam renangnya. 
image source: http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/06/8f/86/e3/queen-of-south-pool.jpg


UPDATE
Ada perubahan harga untuk tiket masuk queen of the south beach resort,
Weekdays (hari kerja) = RP 75.000
Weekend  (Sabtu Minggu) = RP 100.000
Informasi lebih lanjut silakan hubungi manajemen resort
Phone : 0274-367136
Intagram : @queenofthesouth_resort 






Share:

Saturday, 7 February 2015

Museum Angkut

This is the next story of my mini touring, yeah especially about the most important destination, Museum Angkut. :D

Sebuah wisata baru di Batu yang berlokasi di jalan terusan Sultan Agung Atas No. 2 Kota Batu Jawa Timur, tempat ini bernama MUSEUM ANGKUT. Bangunan berwarna putih kalau saya bilang mirip pabrik, dengan tulisan MA+ diatasnya dan tulisan Museum Angkut di depannya. Orang seringkali salah bilang menjadi museum angkot, jadi bagi yang belum tau bisa mengira bahwa yang mereka lihat adalah jejeran angkot-angkot jaman dulu. Padahal, namanya adalah museum angkut. Sehingga, disini anda bisa melihat berbagai macam moda transportasi baik darat, laut maupun udara.
Gerbang pasar Apung

Pintu Masuk Museum Angkut
Jika anda berkunjung menggunakan mobil bisa parkir depan dekat pintu masuk diatas, tapi karena kemarin naik motor jadi parkirnya dibelakang. Lalu kita masuk dulu dari pintu belakang pasar apung baru kemudian tiba depan menuju loket dan pintu masuk. Museum angkit buka jam 12.00 - 20.00 WIB, sedangkan harga tiketnya Rp. 50.000 (weekdays) dan Rp. 75.000 (Weekend) serta tambahan Rp. 30.000 untuk kamera (kecuali handphone). Tetapi seingat saya dulu ada penawaran berupa potongan harga 50% (sudah termasuk biaya kamera) jika anda masuk jam 19.00. Anda akan diberi tiket berupa gelang yang akan dipasangkan di pintu masuk oleh mas-mas yang pakai batik itu. Disitu juga dilakukan pemeriksaan tas.





 Setelah pintu masuk, kita akan memasuki hall utama yang berisi berbagai macam angkutan dengan penataan yang rapi dan elegan. Contohnya seperti foto diatas, beberapa memang terpasang tali merah. Darisini kita akan naik ke lantai 2, konsepnya masih sama dengan menampilkan macam-macam transportasi. Tetapi disini kita bisa lebih banyak mengenal dan belajar, zona ini bernama zona edukasi yang di desain lebih informatif dibandingkan dengan hall utama tadi. Beberapa angkutan disertai dengan penjelasan singkat, serta ada semacam game tebak-tebakan.



Di pelataran lantai 2 ini ada sebuah menara pandang yang bisa kita naiki, wujudnya seperti gambar yag kita lampirka dibawah. Disini kita bisa melihat pemandangan kota batu dengan sepoi angin yang cukup kencang. Jika anda tidak menghendaki naik ke menaranya anda tetap bisa menikmati pemandangan kota batu dari atas balkon saja.
Foto pemandangan batu dari balkon
menara pandang di lantai dua dengan ketinggian 850 dpl
Selepas dari sini kita akan diajak berkeliling dunia melewati zona sunda kelapa dan batavia, zona gangster town dan broadway street, zona eropa, zona istana buckingham, zona las vegas, zona hollywood, dan terakhir balik lagi ke pasar apung. Disini lumayan seru, saya suka sekali ide perancangnya yang sangat kreatif. saya yakin pasti membosankan sekali kalau kita hanya lihat kendaraan berjajar, nah disinilah mereka membuat museum ini jadi berbeda. Zona-zona tersebut benar-benar di desain seperti miniatur yang dilengkapi dengan angkutan dari negaranya. Disini hobby narsis kita benar-benar tersalurkan, semua sudut menarik untuk foto yang ditunjang dengan beberapa properti yang bisa anda mainkan. Misalnya ada motor yang bisa dinaiki, ada atribut yang bisa kita pakai, ada kedai untuk duduk, dll. Intinya benda-benda disini bukan hanya bisa kita lihat tapi juga bisa kita mainkan sehingga semakin membuat anda merasa benar-benar sedang berada di lokasi yang sebenarnya.

Gangster town

zona batavia

Zona istana buckingham
Sebenarnya masih banyak yang bisa kita lakukan di museum angkut, tapi sayangnya pas saya masuk zona gangster town sudah mulai gerimis jadi kita benar-benar dikejar waktu. Awan hitam juga sudah mulai terlihat meskipun disini masih aman, gerimis juga tidak menggangu aktivitas orang-orang disini. Sampai akhirnya masuk zona buckingham rintik hujan mulai membesar. kita mulai berjalan cepat tapi ternyata pas di pasar apung sudah hujan deras. Namun tak berapa lama akhirnya hujan reda dan kita pulang.  Oh ya, satu lagi yang seru pas di pintu keluar kita akan melewati lorong yang benar-benar mirip dengan gerbong kereta api. Interior, suara, bahkan getarannya pun dibuat sangat mirip aslinya. 

Perjalanan pulang dimulai sesuai rencana sekitar jam 2. Walaupun tadi hujan tapi sekarang sudah reda, meski awan semakin lama terus menghitam. Pulangnya kita harus lewat payung jadi sudah pasti akan lebih lama. Dari situ masih aman dan perjuangan dimulai di ngantang ketika hujan benar-benar lebat. Kendaraan mulai berjalan melambat, sisi jalan mulai penuh dengan genangan air bercampur tanah liat. Alhamdulillah aman sampai kasembon hujan reda tapi bodo amat tetap saya pakai mantel karena saya yakin pasti hujan lagi. ternyata benar sampai di Gurah hujan sangat lebat disertai gemuruh petir tanpa kilat. Yeah finally i'm home at 16.45 PM. See u in the next journey :D







Share: